Kisah Omjay: Ketika Guru TIK Harus Belajar Prakarya, Membaca, dan Menulis Menjadi Kebutuhan Hidup
Kisah Omjay: Ketika Guru TIK Harus Belajar Prakarya, Membaca, dan Menulis Menjadi Kebutuhan Hidup Oleh: Wijaya Kusumah (Omjay) Guru Blogger Indonesia Ada satu kebiasaan yang selalu Omjay tanamkan kepada peserta Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI Gelombang 35, yaitu menjadikan membaca dan menulis sebagai sebuah kebutuhan hidup. Mengapa demikian? Sebab, membaca dan menulis bukan sekadar kegiatan untuk menyelesaikan tugas, mendapatkan sertifikat, menerbitkan buku, atau memenuhi tuntutan pekerjaan. Lebih dari itu, membaca dan menulis merupakan jalan untuk memperkaya pikiran, merawat ingatan, mengabadikan pengalaman, serta membagikan ilmu pengetahuan kepada orang lain. Omjay sering menyampaikan sebuah ungkapan sederhana yang mudah diingat, tetapi memiliki makna mendalam: bila tidak membaca, rasanya haus; bila tidak menulis, rasanya lapar. Bahkan, ada ungkapan yang mengatakan bahwa rabun membaca akan berakibat lumpuh menulis. Ungkapan ini mengingatkan kita bahwa kemampuan menu...